Jakarta hujan.. Disenja ini tanpa jingga. Hanya abu kelabu mati. Tersapu awan berat bertumpah darah. Luka.
Jakarta hujan. Gemercik tabur kenangan masa lalu. Sapa hujan pada bumi di senja ini, hanya membuat luka. Lembayung itu semakin mendung. Perih. Lirih.
Hujan. Jangan sapa lagi aku di senja tiba. Berat ku kenang cinta bila hujan tiba tanpa jingga...
Lembayung semakin mendung, hanya banjir. Karena duka. Bukan cinta.
Wednesday, January 30, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment